Monday, May 5, 2014

Legoland Johor Bahru



Kenapa cuma sehari di Legoland? kenapa gak ke Singapur dulu sekalian? iya, karena saya cuma dapet cuti sehari, itu pun masih untung pas ada libur kejepit di hari jumatnya. Lagipula saya lagi di fase mabok kehamilan anak kedua. Jadi belum berani pergi jalan-jalan lama, cari aman aja deh, yang penting bisa escape sebentar bareng keluarga :)

Sebelum cerita, saya mau berterima kasih dulu kepada pemilik blog ini karena infonya sangat bermanfaat buat saya dan keluarga yang baru pertama kali ke Legoland dengan bujet yang hemat. karena hemat itu penting! ya kan makk :D

Kamis, 01 Mei 2014
Jam 0900 wib

Kami akhirnya ke bandara dengan mobil pribadi yang nantinya akan mencoba fasilitas parkir inap di bandara Terminal 3. Menurut informasi yang kami googling, harga tarif parkir inap per 6 jam pertama = Rp. 20,000 dan setiap 1 jam berikutnya dikenakan Rp. 2ribu. Nah, jika bepergian sekeluarga tidak lebih dari 2 hari mending parkir inap kendaraan pribadi di sana, karena harganya masih lebih hemat dibanding naik taksi pulang pergi dari rumah ke bandara. Oke kami coba deh, lagipula untuk pengalaman kami juga nantinya.

Pergilah hari itu kita dengan mobil pribadi menuju terminal 3 Bandara Soetta. Lokasi parkir inap: begitu masuk gerbang utama terminal, belok kanan sampai mentok trus kanan lagi - ikuti saja petunjuk PARKIR INAP.  

Ketika kami sampai di terminal 3, apa yang terjadi begitu terima karcis tanda bukti parkir inap? di bagian bawah kertas karcis tertulis: TARIF PARKIR INAP NAIK PER TANGGAL 1 MEI 2014. saya dan baba pun spontan ngakak bersama. kenapa musti hari ini sikkk naiknya?? -_______-

Oke, jadi per tanggal 1 Mei 2014 Tarif Parkir Inap bandara naik menjadi 40 ribu per 4 jam pertama. dan 1 jam berikutnya dikenakan 4 ribu

Oya, parkir inap di bandara ini dijamin aman karena pengawasan 24 jam. Tapi untuk berjaga-jaga jangan lupa siapkan kunci stir mobil dan sedikit tip untuk petugas parkirnya karena sudah menjaga kendaraan kita yang ditinggalkan selama beberapa hari dengan aman.

Jam 1500 LT (Local Time)

Kita tiba di Senai Airport. Perbedaan waktu Jakarta dengan Johor Bahru 1 jam. Dari Senai rencananya kita akan naik shuttle bus gratis ke JB Sentral, dari situ tinggal jalan kaki menuju hotel. Kebetulan memang saya sengaja mencari hotel yang dekat JB sentral supaya lebih gampang kemana-mana naik bis.

Untuk penumpang Air Asia ke Johor Bahru, tiket airport shuttle bus bisa diprint langsung di sini. Praktis dan hemat. Tidak perlu keluar uang untuk biaya taksi dari airport ke hotel, begitu pun sebaliknya. Tinggal tunjukkan kertas print out ke petugas bis, lalu silakan bebas pilih kursi di dalam bis.

itu dia airport shuttle bus datang!

Airport Shuttle bus ternyata lumayan nyaman. Bisnya ukuran besar seperti bis-bis yang ada di Singapore. ACnya berfungsi baik. Ada pula tempat untuk meletakkan koper di dekat pintu masuk dan bisnya sendiri nampak terawat. Ada 2 televisi gantung yang menayangkan iklan-iklan saja, bukan sinetron. Pak Supirnya pun tidak lantas semena-mena menyetel lagu Pance Pondaag atau Broery Pesolima. Jumlah penumpang yang diangkut dari bandara juga tidak banyak, jadi tidak ada rebutan kursi - malah sebaliknya banyak kursi kosong. Senang rasanya jadi penumpang bis ini.

ada yang girang naik bis kosong :D

Untuk penginapan, saya pesan Citrus Hotel di Jalan Station via Agoda. Harusnya kalau mau lebih hemat lagi bisa lewat AirAsiaGo. Tapi info itu saya dapat belakangan setelah pesan hotel lewat Agoda. Jadi ya gapapalah, next time, maybe  ;)

Mencari lokasi Citrus hotel setelah turun bis di JB Sentral bukanlah perkara yang mudah karena baru pertama kali dan  kami belum hafal 'medan' nya. Tapi setelah hari kedua dan ketiga bolak balik dari teminal bis ke hotel, kami pun sudah lincah dan tidak kesulitan lagi.

Rute mencari Citrus Hotel dari Terminal bis JB Sentral : masuk ke JB City Square, naik melalui eskalator. Ikuti saja petunjuk menuju mal JB City Square. Lalu cari eskalator arah turun dekat kios bra Triumph. Dari situ turun melalui eskalator lalu lurus saja ke exit di samping toko sepatu olahraga. Ikuti jalan keluar ke arah hotel melewati money changer di sebelah kiri. Jalan terus menuruni tangga manual yang ada kedai nasi kampung Kandar di bawahnya. Lalu tinggal nyebrang jalan sedikit, sampai deh ke Citrus Hotel.

Tips: Kalau memilih nginap di hotel ini, jangan lupa bawa colokan kaki 3 karena di hotel itu sendiri tidak tersedia/tidak ada penyewaan. Colokan kaki 3 bisa dibeli di toko dekat hotel harganya RM 8.

Mencari makan malam atau makanan di dekat hotel pun tidak susah. Tinggal jalan kaki sedikit bisa masuk mol city square. Di dalam mol tentu banyak pilihan makanan. Tapi kalau bosan makanan mol, bisa jalan-jalan malam sepanjang jalan meldrum walk. disana banyak kedai kopi kopitiam, shabu house dan jajanan lainnya.

Jumat, 02 Mei 2014
Jam 0630

Yeay Legoland day!

Pengennya sih begitu buka selimut di pagi hari  langsung menjerit senang karena this is the day!. Tapi apadaya semalam Matteo sempat panas badannya. Analisa saya sih karena kemarin dia tidak tidur siang sama sekali, baik itu di pesawat maupun di hotel - mungkin karena terlalu exciting sudah lama tidak naik pesawat kali ya. Jadilah semalaman dia merengek kakinya pegel, badannya panas.

Setelah mandi air hangat dan sarapan pagi di hotel (Matteo masih lemas tidak mau makan sama sekali), saya buru-buru keluar hotel cari paracetamol. (iya saya lupa bawa tempra dari rumah-jangan ditiru ya). Untunglah saya nemu sevel tidak jauh dari hotel dan setelah cakap melayu campur inggris ketemulah Panadol Syrup yang mengandung paracetamol untuk budak-budak alias anak-anak. Cepat-cepat saya balik hotel dan minumkan ke Matteo. Bagaimanapun juga show must go on ;'(

Setelah bersiap-siap, kami pergi dari hotel melewati JB sentral lagi untuk naik bis menuju Legoland. Ya, naik bis lagi. Senangnya kami gak perlu nawar taksi dan keluar uang extra untuk transportasi. Cukup membayar RM 4.50 saja per orang (dewasa) dan free of charge untuk anak dibawah 6 tahun. Lama perjalanan dari JB Sentral ke Legoland naik bis adalah sekitar 45 menit. Di tengah perjalanan, bis sempat mampir ke Hello Kitty Town untuk menaikkan/menurunkan penumpang.

Untuk mencari bis jurusan Legoland dari JB Sentral ada di Jalur 1, nomor bisnya LM1. Perlu waktu yang lumayan lama untuk kami menunggu bis datang. Tapi penantian kami sepadan dengan kenyamanan bis karena kami bisa dapat kursi dan duduk nyaman sampai di tujuan.

Terminal bis JB Sentral. Jalur 1 tempat tunggu bis ke Legoland

Tips:
1. Jangan lupa siapkan uang pas sebelum naik bis, karena driver tidak sedia uang kembalian. banyak yang disuruh turun bis untuk tukar receh dulu supaya bisa naik ke dalam bis.
2. Datanglah lebih awal supaya bisa dapat antrian naik bis lebih dulu karena bis menuju Legoland lumayan banyak peminatnya. mending dapat duduk kan daripada berdiri di dalam bis 45 menit ;)

Dimana bisa beli tiket Legoland? tiket masuk ke Legoland bisa dibeli di travel agent atau di web Legoland. Oya, driver bis jurusan Legoland menjual tiket masuk juga loh, sayangnya waktu itu saya tidak tanya berapa harganya.

Setelah perjalanan selama kurang lebih 45 menit, bis akhirnya berhenti di depan Legoland. Kita disambut sorotan matahari siang yang panasssss banget. Dari tempat kita turun bis, hanya butuh jalan kaki untuk sampai ke pintu gerbang utama Legoland dan tidak perlu antri tiket karena sudah beli online via web resminya. Tinggal discan petugasnya 'bip' - selesai. Kita boleh masuk ke area Legoland.

Area Legoland Themepark ternyata lumayan luas dan terbagi-bagi menjadi beberapa theme area. Silakan dipelajari sendiri di web Legoland.

Sebelum memulai menyusuri satu persatu, jangan lupa untuk menyewa stroller untuk yang bawa anak kecil. Sewa Single Stroller RM30. Double Stroller RM45. Sewa locker untuk koper dan  wheelchair untuk manula juga tersedia.

single stroller

Tips: pakailah baju yang nyaman dan menyerap keringat.  Bawa topi, kacamata, kalau perlu sunblock atau handuk basah karena Legoland panassssss banget.

Untuk makan siang kita sempat mencoba Market Restaurant dan Pizza Mania untuk cemilan menjelang sore. Menu makan siang di Market Resto ini standard ya, nasi dengan roasted chicken, ada juga spaghetti meatballs, dan pilihan kids meal: nugget ayam atau ikan. Rasanya sih menurut saya biasa saja. Lumayan buat pengganjal perut.

Nah kalau resto PizzaMania ini pizzanya enak. Tipis, garing dan toping keju mozarellanya banyak. Sayangnya Matteo gak sempat nyobain pizza karena ketiduran di bangku sofa restoran. Saambil ngemil pizza bisa sekalian numpang nidurin anak bobo siang dulu. lumayan.


Oya, saya paling suka ke tempat wisata yang kids friendly seperti ini dimana toilet untuk anak-anak gampang ditemukan, ada toilet, urinoir dan wastafel mininya. Anak jadi bisa mandiri setiap saat ke toilet.

wastafel mini

Untuk oleh-oleh juga banyak pilihannya. Silakan masuk ke Big Shop atau Souvenir shop yang ada di sana. Mulai dari baju, topi, mainan, magnet, apa aja ada. Saya hanya beli topi darth vader kesukaan Matteo dan beberapa magnet kulkas untuk tambahan koleksi. Mainan Lego? saya tidak beli karena (untunglah) Matteo lebih pilih topi daripada mainan. hehe.

Belanja suvenir di big shop

Kira-kira jam 4 sore kita sudah siap-siap pulang karena harus menunggu bis lagi menuju JB Sentral. Dan lagi-lagi kita menunggu lumayan lama sampai bis datang. Tiba di hotel lagi sekitar jam 6 sore. Langsung mandi, istirahat sebentar dan di sinilah saya baru sadar kalau hp saya hilang entah dimana.

Jumat, 03 Mei 2014

Hari ini terakhir di JB sebelum pulang ke Jakarta dan harusnya rencana kita pergi ke JPO (Johor Premium Outlet) tapi sengaja dibatalkan karena tidak berani ambil resiko Matteo yang panasnya masih naik turun. Lalu diputuskan untuk jalan-jalan muterin JB city square. mol lagi mol lagi gapapa yaaaa....

Di dalam mol kita sempatkan beli oleh-oleh snack, white coffee dan teh tarik  khas malaysia di toko Kapitan (lupa di lantai berapa). Setelah itu kita makan siang di Dragon-i karena penasaran kenapa kalau lewatin resto ini selalu rame banget. Ternyataaaa setelah dicicipi menu resto haram ini banyak macamnya dan makanannya enak. Total kerusakan makan disini hampir RM300. Gapapa mahal dikit, kan hari terakhir :D

pesan bapao lucu di Dragon-i

Selepas kenyang makan siang, kita langsung menuju terminal bis untuk menunggu airport shuttle bus gratis yang akan mengantarkan kita ke Senai Airport. Ternyata bisnya sudah tersedia di jalur 1 dan tidak pake ngetem lama langsung cuzzz berangkat. Padahal kursi penumpang masih banyak yang kosong loh. Beda banget sama Damri ya. hehe.

Kita tiba di Soetta sekitar jam 5 Sore waktu Jakarta dan bersyukur banget walaupun Matteo sempet panas, hp saya hilang tapi liburan kita sesuai rencana dan lancar. Senangnya bisa liburan keluarga walau cuma sebentar.

Oya selama liburan di JB saya sama sekali ga mual muntah loh disana, tapiiiiiiiiii begitu sampai di mobil pas di parkir inap bandara Soetta, saya langsung eneg, mual, maboklah pokoknya. hahahhaha.

happy faces sebelum chek out

Pertanda apa ya kirakira? ;)