Monday, November 21, 2011

Jalan-jalan: Ancol



Minggu pagi cuaca mendung awan hitam kita berangkat ke Ancol. di tol hujan turun sangat deras, tapi ternyata bersyukur sekali karena sepanjang hari itu matahari tidak muncul, jalan-jalan menjelajah Ancol pun jadi menyenangkan karena langit tidak menyengat.

Tujuan utama, Seaworld Indonesia.
Jam 0930 sudah parkir mobil dan langsung antri ke loket. setelah itu tangan diberi cap gambar ikan sebagai tanda masuk. senangnya Matteo lihat ikan di akuarium besar. sempat juga memegang penyu di kolam sentuh. lalu lanjut lihat-lihat ikan berbagai jenis.




Tidak lama, kita keluar lagi cari sarapan di food court dekat situ. Ternyata di depan pintu masuk ada woli si boneka maskot Seaworld sedang menyambut pengunjung. Pas kita masuk tadi belum hadir dia, nampaknya si Woli kesiangan nih... Matteo dengan setengah berlari menuju si Woli dan langsung kasih tangan ajak salaman :)

Selesai sarapan, kita siap-siap untuk atraksi penyelam yang akan beri makan ikan tepat jam 1100. Wow, ternyata banyak pengunjung antusias sudah siap duduk lesehan menunggu atraksi. Sambil menggendong Matteo, saya berhasil nyelip di antara pengunjung dan duduk lesehan paling depan. Ha!

Atraksi penyelam memberi makan ikan berhasil membuat mulut anak-anak menganga. Sementara 2 orang kakak pemandu menjelaskan jenis-jenis ikan apa saja yang ada di akuarium besar, si penyelam sekali-sekali beratraksi memutar ikan pari. cool! :D

Danau Ancol ini letaknya dekat dengan Putri Duyung Cottage. Kita melipir kesini karena kebetulan lewat dan lagipula Matteo belum pernah naik sepeda air alias perahu bebek-bebekan yang digowes. Dengan membayar 30 ribu, mama dan baba siap menggowes sepeda air berbentuk kuda laut, sementara Matteo duduk manis lihat pemandangan.

Tujuan berikutnya, cari tempat makan siang yang dekat bibir pantai supaya bisa sekalian ajak Matteo main pasir untuk pertama kalinya. Dan benar kan, baru pertama kali langsung heran dia kakinya disapu air pantai.


Puas main pasir dan pantai, kita menuju Gondola. Antriannya tidak panjang, tapi jalan menuju Gondola nanjak dan bikin keringetan. Dan hebatnya Matteo nanjak sendiri tanpa digendong atau dituntun! 3 kali  putaran tanjakan lho itu. hihihi ga nyangka kuat juga dia. Sampai di atas, kita antri 10 menit menunggu gondola kosong tiba, gak sabar pengen langsung naik.

Asyik juga ternyata naik gondola. Mata Matteo makin bundar lihat pemandangan di bawahnya. Dengan membayar 40ribu/orang, dari atas gondola kita bisa lihat landscape Ancol secara keseluruhan. Bisa lihat pantai dengan perahunya, dufan dengan roller coaster nya, kolam renang Atlantis yang bikin ngiler pingin kesana juga kapan-kapan, dan tentunya bisa lihat orang pacaran di balik bebatuan pantai hihihi.

Setelah naik Gondola, kita pulang. capek juga seharian main di Ancol. Matteo juga sudah ngantuk berat. belum juga sampai pintu keluar, dia sudah kecapekan tidur di mobil. hehe...

Syukurlah jalan-jalan lancar dan menyenangkan, ditambah lagi cuaca adem mendukung. Happy! :)