Friday, April 1, 2011

Pancake


Beberapa minggu yang lalu saya beli tepung pancake ORGRAN karena kok ya kasihan lihat Matteo yang 3x makan setiap hari tapi menunya cuma satu macam dari makan pagi sampai sore. Yang beda hanya cemilan biscuit dan buah saja.

Lalu saya pikir kenapa juga gak coba bikin pancake atau roti panggang semacam bruchetta untuk sarapan? Hmmm, berhubung pagi adalah waktu yang amat pendek dan super rempong, maka saya cari tepung pancake instan.

Saya nemu tepung pancake ORGRAN ini di Hero. Sepertinya aman dan cocok buat anak-anak karena gluten free, yeast free, dairy free, dan free-free lainnya seperti tertulis di kemasan.

1 dus berisi 375gr tepung adonan. Di belakang kemasan ada gambar petunjuknya: untuk membuat pancake memakai semua adonan, musti ditambahkan 3 butir telur, 240ml air dan 90ml susu.

Karena baru pertama coba dan tidak mau langsung masak sekaligus, maka tepung saya bagi 3 kloter, begitu pula dengan penambahan telur, air dan susu, semuanya dibagi 3.

Dari 1 kloter adonan pancake itu, saya bisa bikin sarapan Matteo 3 hari berturut-turut dengan style yang berbeda.

Sarapan hari pertama: pancake siram madu. Untungnya Matteo tidak terlalu suka manis, jadi madunya pakai dikit saja.

Sarapan hari kedua: tambahkan keju parut diatas adonan pancake yang sedang didadar di atas pan. Hmm paduan aroma butter dan keju memang enak ya.

Sarapan hari ketiga: tambahkan kismis cincang ke dalam adonan pancake dan kalau iseng taburi keju parut lagi. Hihihi.

Yang belum dicoba adalah menambahkan potongan pisang atau jagung manis. Mungkin nanti, kasih jeda dulu supaya tidak bosan.

Syukurlah 3 hari berturut-turut Matteo doyan sarapan pakai pancake ini. Masih ada sisa 2 kloter tepung lagi. Hihihihi ternyata selain hemat, sehat, juga solusi buat mama yang mati gaya kasih sarapan apa untuk anaknya.

sayang ga ditulis: cashier free :P