Friday, March 4, 2011

"Popi Tak Malas Lagi"


Salah satu bonding moment yang paling aku suka adalah membaca buku cerita bersama Matteo setiap malam. Hanya sekitar 7 buah buku cerita untuk sementara ini yang kita punya, dan setiap hari sebelum tidur bergantian mama bacakan dengan suara keras. Ya, mama harus bersuara kencang supaya Matteo lebih tertarik untuk melihat gambar tokoh-tokoh yang ada di buku cerita daripada kabur dan memilih manjat-manjat jendela dengan landasan bantal guling.

Buku cerita berjudul "Popi Tak Malas Lagi" ini adalah buku kesukaan Matteo. Buku hard cover ini dikasih cuma-cuma oleh Tante Nanda dan sejujurnya ini salah satu koleksi buku masa kecilnya tapi masih terlihat apik. Di belakang buku tertulis cetakan th 1989 dan bandrol harganya pun masih nempel Rp.5000,-. Benar-benar vintage ya :). Yang membuat Matteo suka sekali buku ini karena ada lubang mata di setiap lembarnya, dan Matteo suka tertawa-tawa kalau lubang ini ditempel ke matanya atau ke mata mama.

"Popi Tak Malas Lagi" bercerita tentang Popi, seekor kelinci kecil yang malas dan tidak suka membantu ibu, sampai akhirnya ibu kecapekan dan jatuh sakit. Lalu Popi bermimpi 'didatangi' ayahnya yang sudah meninggal dan ayah berpesan supaya Popi harus rajin membantu ibu dan jadi anak pintar.

Secara keseluruhan cerita, Matteo sih belum paham benar, tapi dia paling suka kalau mama bersuara seperti ayah Popi dan memasang mata mama sendiri di antar kedua lubang di buku itu hihihi.

Biarpun cuma beberapa lembar membacakan buku, tapi mama senang paling tidak Matteo sudah gak kabur-kaburan lagi kalau dibacakan buku cerita, malah sekarang dia tertarik membalik-balik halaman buku cerita. horeee...


ma, mataku mirip gak sama mata Popi?